Sumber dan Metode Pengumpulan Data
00.14



Pengumpulan  data adalah tahap cukup menentukan  dalam proses penelitian, karena dengan pengumpulan data yang tepat maka diharapkan  jawaban dari perumusan masalah tidak bias. Data yang dikumpulkan sesuai dengan tujuan penelitian.

Sumber data ada dua yaitu:
1.      Data Sekunder: sumber data penelitian yang diperoleh peneliti secara tidak langsung
2.      Data Primer: merupakan sumber penelitian yang diperoleh secara langsung dari sumber asli

Data Sekunder
Data sekunder  merupakan data yang telah dihimpun oleh pihak lain untuk tujuan-tujuan tertentu.
Kelebihan data sekunder adalah:
û  Data sekunder lebih mudah dikumpulkan dan cepat karena sudah tersedia. 
û  Data sekunder dapat diperoleh dari perpustakaan, perusahaan-perusahaan, Busrsa efek jakarta.
û  Pengumpulan data sekunder lebih murah dibanding biaya pengumpulan data primer

Faktor yang dipertimbangan dalam mengumpulkan Data Sekunder
Hal – hal yang perlu diperhatikan dalam pengumpulan data sekunder adalah sebagai berikut:
a.      Jenis data yang dikumpulkan disesuaikan dengan tujuan penelitian.
b.      Kualitas Data sekunder

Manfaat Data Sekunder
Data sekunder dapat dipergunakan  untuk:
a.      Memahami Masalah: Data sekunder dapat digunakan sebagai sarana pendukung untuk memahami masalah yang akan kita teliti. Sebagai contoh apabila kita perilaku harga saham maka kita dapat melihat volatilitas harga saham dari data harga saham harian di Bursa Efek jakarta dan melihat faktor apa saja yang mempengaruhi harga saham

b.      Penjelasan Masalah: Data sekunder bermanfaat sekali untuk memperjelas masalah dan memahami persoalan yang akan diteliti.

c.       Formulasi Alternative-Alternative Penyelesaian Masalah yang Layak
Sebelum kita mengambil suatu keputusan, kadang kita memerlukan beberapa alternative lain. Data sekunder akan bermanfaat dalam memunculkan beberapa alternative lain yang mendukung dalam penyelesaian masalah yang akan diteliti. Dengan semakin banyaknya informasi yang kita dapatkan, maka peneyelesaian masalah akan menjadi jauh lebih mudah.

d.     Solusi Masalah: Data sekunder disamping memberi manfaat dalam membantu mendefinisikan dan mengembangkan masalah, data sekunder juga kadang dapat memunculkan solusi permasalahan yang ada. Tidak jarang persoalan yang akan kita teliti akan mendapatkan jawabannya hanya didasarkan pada data sekunder saja.

Cara Mengumpulkan Data Sekunder
Bagaimana kita mencari data sekunder? Dalam mencari data sekunder kita memerlukan strategi yang sistematis agar data yang kita peroleh sesuai dengan masalah yang akan diteliti. Beberapa tahapan strategi pencarian data sekunder adalah sebagai berikut:

a.      Mengidentifikasi Kebutuhan
Sebelum proses pencarian data sekunder dilakukan, kita perlu melakukan identifikasi kebutuhan terlebih dahulu. identifikasi dapat dilakukan dengan cara membuat pertanyaan-pertanyaan sebagai berikut: 1) Apakah kita memerlukan data sekunder dalam menyelesaikan masalah yang akan diteliti? 2) Data sekunder seperti apa yang kita butuhkan? Identifikasi data sekunder yang kita butuhkan akan membantu mempercepat dalam pencarian dan penghematan waktu serta biaya.

b.     Memilih Metode Pencarian
Kita perlu memilih metode pencarian data sekunder apakah itu akan dilakukan secara manual atau dilakukan secara online. Jika dilakukan secara manual, maka kita harus menentukan strategi pencarian dengan cara menspesifikasi lokasi data yang potensial, yaitu: lokasi internal dan / atau lokasi eksternal. Jika pencarian dilakukan secara online, maka kita perlu menentukan tipe strategi pencarian; kemudian kita memilih layanan-layanan penyedia informasi ataupun database yang cocok dengan masalah yang akan kita teliti.

c.       Menyaring dan Mengumpulkan Data
Setelah metode pencarian data sekunder kita tentukan, langkah berikutnya ialah melakukan penyaringan dan pengumpulan data. Penyaringan dilakukan agar kita hanya mendapatkan data sekunder yang sesuai saja, sedang yang tidak sesuai dapat kita abaikan. Setelah proses penyaringan selesai, maka pengumpulan data dapat dilaksanakan.

d.     Evaluasi Data
Data yang telah terkumpul perlu kita evaluasi terlebih dahulu, khususnya  berkaitan  dengan kualitas dan kecukupan data. Jika peneliti merasa bahwa kualitas data sudah dirasakan baik dan jumlah data sudah cukup, maka data tersebut dapat kita gunakan untuk menjawab masalah yang akan kita teliti.

e.       Menggunakan Data
Tahap terakhir strategi pencarian data ialah menggunakan data tersebut untuk menjawab masalah yang kita teliti. Jika data dapat digunakan untuk menjawab masalah yang sudah dirumuskan, maka tindakan selanjutnya ialah menyelesaikan penelitian tersebut. Jika data tidak dapat digunakan untuk menjawab masalah, maka pencarian data sekunder harus dilakukan lagi dengan strategi yang sama.

Memilih Metode Pengambilan Data
Pengambilan data sekunder tidak boleh dilakukan secara sembarangan, oleh karena itu kita memerlukan metode tertentu. Cara-cara pengambilan data dapat dilakukan secara a) manual, b) online dan c) kombinasi manual dan online.

a.      Pencarian Secara Manual
Sampai saat ini masih banyak organisasi, perusahaan, kantor yang tidak mempunyai data base lengkap yang dapat diakses secara online. Oleh karena itu, kita masih perlu melakukan pencarian secara manual. Pencarian secara manual bisa menjadi sulit jika kita tidak tahu metodenya, karena banyaknya data sekunder yang tersedia dalam suatu organisasi, atau sebaliknya karena sedikitnya data yang ada. Cara yang paling efisien ialah dengan melihat buku indeks, daftar pustaka, referensi, dan literature yang sesuai dengan persoalan yang akan diteliti. Data sekunder dari sudut pandang peneliti dapat diklasifikasikan menjadi dua, yaitu data internal__ data yang sudah tersedia di lapangan; dan data eksternal__ data yang dapat diperoleh dari berbagai sumber lain.
·         Lokasi Internal: Lokasi internal dapat dibagi dua sebagai sumber informasi yang berasal dari database khusus dan database umum. Data base khusus biasanya berisi informasi penting perusahaan yang biasanyan dirahasiakan dan tidak disediakan untuk umum, misalnya, data akutansi, keuangan, sdm, data penjualan dan informasi penting lainnya yang hanya boleh diketahui oleh orang-orang tertentu di perusahaan tersebut. Data jenis ini akan banyak membantu dalam mendeteksi dan memberikan pemecahan terhadap masalah yang akan kita teliti di perusahaan tersebut.

Sebaliknya, database umum berisi data yang tidak bersifat rahasia bagi perusahaan dan boleh diketahui oleh umum. Data jenis ini biasanya dapat diketemukan di perpustakaan kantor / perusaahaan atau disimpan dalam  komputer yang dapat diakses secara umum. Data ini diperoleh dari luar perusahaan biasanya berbentuk dokumen-dokumen peraturan pemerintah mengenai perdagangan, berita, jurnal perusahaan, profil perusahaan dan data-data umum lainnya.
·         Lokasi Eksternal: Data eksternal dapat dicari dengan mudah karena biasanya data ini tersimpan di perpustakaan umum, perpustakaan kantor-kantor pemerintah atau swasta dan universitas, biro pusat statistik dan asosiasi perdagangan,  dan biasanya sudah dalam bentuk standar yang mudah dibaca, seperti petunjuk penelitian, daftar pustaka, ensiklopedi, kamus, buku indeks, buku data statistik dan buku-buku sejenis lainnya.

b.     Pencarian Secara Online
Dengan berkembangnya teknologi Internet maka munculah banyak data base yang menjual berbagai informasi bisnis maupun non-bisnis. Data base ini dikelola oleh sejumlah perusahaan jasa yang menyediakan informasi dan data untuk kepentingan bisinis maupun non-bisnis. Tujuannya ialah untuk memudahkan perusahaan, peneliti dan pengguna lainnya dalam mencari data.
 Pencarian secara online memberikan banyak keuntungan bagi peneliti, diantaranya ialah: a) hemat waktu: karena kita dapat melakukan hanya dengan duduk didepan komputer, b) ketuntasan: melalui media Internet dan portal tertentu kita dapat mengakses secara tuntas informasi yang tersedia kapan saja tanpa dibatasi waktu, c) Kesesuaian: peneliti dapat mencari sumber-sumber data dan informasi yang sesuai dengan mudah dan cepat, d)hemat biaya: dengan menghemat waktu dan cepat dalam memperoleh  informasi yang sesuai berarti kita banyak menghemat biaya.

Kriteria Dalam Mengevaluasi Data Sekunder
Ketepatan memilih data sekunder dapat dievaluasi dengan kriteria sebagai berikut:
·         Waktu Keberlakuan: Apakah data mempunyai keberlakuan waktu? Apakah data dapat kita peroleh pada saat diutuhkan. Jika saat dibutuhkan data tidak tersedia atau sudah kedaluwarsa, maka sebaiknya jangan digunakan lagi untuk penelitian kita.
·         Kesesuaian: Apakah data sesuai dengan kebutuhan kita? Kesesuaian berhubungan dengan kemampuan data untuk digunakan menjawab masalah yang sedang diteliti.
·         Ketepatan: Apakah kita dapat mengetahui sumber-sumber kesalahan yang dapat mempengaruhi ketepatan data, misalnya apakah sumber data dapat dipercaya? Bagaimana data tersebut dikumpulkan atau metode apa yang digunakan untuk mengumpulkan data tersebut?
Biaya: Berapa besar biaya untuk mendapatkan data sekunder tersebut? Jika biaya jauh lebih dari manfaatnya, sebaiknya kita tidak perlu menggunakannya.
0 komentar

Al-Biruni (973 M-1048 M)
06.39

Abu Rayhan Muhammad bin Ahmad Al-Biruni lahir pada tanggal 15 September 973 di Khawarazmi, Turkmenistan atau Khiva, di kawasan Danau Aral di Asia Tengah, yang pada masa itu berada dalam kekuasaan kekaisaran Persia.
Masa kecil Al-Biruni tidak banyak diketahui orang. Dalam biografi yang ditulisnya, ia mengatakan bahwa ia tidak mengenal ayahnya dan hanya sedikit mengenal ayahnya dan hanya sedikit mengenal kakeknya. Ia merupakan salah satu ilmuwan ensiklopedia yang telah memberikan pengaruh besarterhadap perkembangan ilmu matematika, astronomi, fisika, filsafat, sejarah, serta ilmu kedokteran.

Selain kecerdasannya dalam menguasai beragam ilmu pengetahuan, Al-Biruni juga fasih dengan sederet bahasa, seperti Arab, Turki, Persia, Sansekerta, Yahudi, dan Suriah. Semasa muda, ia menimba ilmu matematika dan astronomi dari Abu Nasir Mansur.
Ketika menginjak usia 20 tahun, Al-Biruni telah menulis beberapa karya di bidang sains. Ia sering kali bertukar pendapat dan pengalaman dengan Ibnu Sina, ilmuwan besar muslim lainnya yang begitu berpengaruh di Eropa.
Sebagian besar buku yang ditulis oleh Al-Biruni menggunakan bahasa Persia dan bahasa Arab. Di antara karya dan penemuannya adalah penelitian garis lintang bagi Kath, Khwarazm, dengan menggunakan altitude maxima matahari, saat ia berusia 17 tahun. Ketika berusia 22 tahun, metodologi untuk membuat proyeksi belahan bumi pada bidang datar.
Al-Biruni merupakan ilmuwan yang memberikan andil besar terhadap perkembangan banyak bidang ilmu pengetahuan. Selama hidupnya, ia telah menulis 8 karya besar dalam ilmu astronomi, serta buku-buku lainnya dalam bidang botani, geografi, farmasi, dan sejarah.
Selain itu, tercatat pula ratusan karya ilmiah lainnya dalam bidang observatorium, ukuran waktu, geodesi, ilmu hitung, geometri, trigonometri, meteorologi, logam dan permata, sejarah, agama, filsafat dan kepercayaan, serta 16 buku tentang kesusastraan yang menguraikan puisi dan metologi India sekaligus Persia.
Setelah beberapa tahun pengembaraannya, Al-Biruni menetap di Ghaznah. Ia menghembuskan napas terakhirnya pada 13 Desember 1048 di kota tersebut.
0 komentar

Archimedes
07.47



Archimedes termasuk salah satu ilmuwan matematika terbesar sepanjang sejarah. Selain itu, beliau juga sebagai ahli fisika, astronom, dan ahli filsafat. Beliau adalah seorang ilmuwan yang mendasarkan penemuannya pada hasil eksperimen, sehingga beliau dijuluki Bapak IPA Eksperimental.
Archimedes adalah ilmuwan yang berkebangsaan Yunani. Beliau lahir sekitar tahun 287 SM, di kota pelabuhan bernama Syracuse. Saat ini, kota tersebut dikenal dengan nama Sisilia. Beliau sebagai keponakan Raja Hiero II yang memerintah Syracuse pada masa itu.

Archimedes menempuh sebagian besar pendidikannya di kota Alexandria, Mesir. Namanya menjadi terkenal setelah beliau dimintai oleh Raja Hiero II untuk menyelidiki apakah mahkota emasnya dicampuri perak atau tidak. Beliau berhasil membuktikan bahwa mahkota tersebut dicampuri dengan perak. Hal ini berawal ketika beliau menceburkan dirinya ke dalam bak mandi penuh dengan air, kemudian beliau melihat ada air yang tumpah ke lantai. Seketika itu pula, beliau menemukan teori yang akhirnya disebut Hukum Archimedes.
Beberapa penemuan lainnya yang berhasil diciptakan oleh Archimedes adalah sebuah alat yang disebut sekrup Archimedes, prinsip matematis tuas, system katrol yang didemonstrasikannya dengan menarik sebuah kapal sendirian. Selain itu, beliau juga menciptakan ulir penak, yaitu sebuah rancangan model planetarium yang dapat menunjukan gerak matahari, bulan, planet-planet, dan kemungkinan konstelasi langit.
Archimedes meninggal dunia setelah beliau dibunuh oleh seorang prajurit Romawi sewaktu terjadi penjarahan kota Syracusa, walaupun ada perintah dari jenderal Romawi, Marcellus, bahwa beliau tidak boleh dilukai. Archimedes meninggal saat sedang mengerjakan persoalan geometri dengan menggambarkan lingkaran-lingkaran di atas tanah.
0 komentar

Albert Einstein (1879-1955)
00.38



Albert Einstein lahir pada 14 Maret 1879. Beliau adalah seorang ilmuwan fisika teoretis dan merupakan ilmuwan terbesar pada abad ke-20. Beliau dilahirkan di Ulm di kota Wurttemburg, yang terletak sekitar 100 km dari kota Stuttgart, Jerman.
Pada masa kecilnya, beliau tidak terlalu menonjol, bahkan terkesan terbelakang dengan kemampuan bicaranya yang amat terlambat. Wataknya pendiam dan suka bermain sendirian. Walaupun memiliki sifat pendiam dan tidak suka bermain dengan teman-temannya, beliau tetap mampu berprestasi di sekolahnya. Nilainya bagus dan selalu menjadi juara kelas.
Minat dan kecintaan Albert Einstein terhadap bidang ilmu fisika muncul ketika beliau berusia 5 tahun. Saat itu, beliau mendapatkan hadiah dari ayahnya sebuah kompas. Beliau terpesona oleh keajaiban kompas tersebut, sehingga beliau bertekad untuk membuka tabir misteri yang menyelimuti keagungan dan kebesaran alam.

Albert Einstein menyelesaikan kuliahnya ketika berusia 21 tahun di ETH (Eidgenoessiche Technische Hochscule). Kemudian, beliau mendapatkan gelar doktor setelah menyelesaikan disertasinya yang berjudul “Eine Neue Bestimmung der Molekul Dimensionen” (On A New Determination of Molecular Dimensions) pada tahun 1905 di Universitas Zurich. Selanjutnya pada tahun 1909, beliau diangkat sebagai profesor di Universitas Zurich.
Albert Einstein mengemukakan teori relativitas dan menjadi inspirator bagi pengembangan mekanika kuantum, mekanika statistic, dan kosmologi. Pengabdiannya terhadap fisika teoretis dengan tesis tentang teori efek fotoelektrik mengantarkannya menuju tercapainya penghargaan Nobel dalam fisika pada tahun 1921. Lalu, yang membuat tesisnya luar biasa adalah dalam setiap kasus, beliau selalu yakin mengambil ide dari teori fisika ke konsekuensi logis, sehingga akhirnya beliau berhasil menjelaskan tentang hasil eksperimen yang membingunkan para ilmuwan selama beberapa decade.
Pada tahun 1933, Albert Einstein beserta keluarganya pindah ke Amerika Serikat. Beliau ditawari menjadi presiden Israel yang kedua, namun beliau menolak tawaran tersebut karena merasa tidak mempunyai kompetensi di bidang itu.
Albert Einstein meninggal dunia pada 18 April 1955, dengan meninggalkan karya besar yang telah mengubah sejarah dunia. Meskipun begitu, beliau sempat menangis dalam hati karena karya besarnya (Teori Relativitas Umum dan Khusus) dijadikan sebagai inspirasi untuk membuat bom atom. Bom inilah yang telah menghancurkan kota Hiroshima dan Nagasaki di Jepang saat terjadi Perang Dunia II.
0 komentar